Pemain Baru Tampil Imprensif di Piala Presiden

Berita Sepak Bola – Tak mudah untuk pemain baru bisa tampil bagus bersama klub baru. Adaptasi merupakan faktor terpenting, termasuk bagi pemain yang memperkuat klub konstestan Piala Presiden 2018.

Kesulitas dapat bertambah jika sebelumnya sang pemain tidak pernah merasakan aroma kompetisi di Liga Indonesua. Apalagi pemain yang bersangkutan berasal dari keadaan negara yang beda jauh dengan Indonesia.

Terdapat beberapa pemain yang dapat beradaptasi dengan mudah dan membuat perbedaan uang signifikan pada penampilan klub yang dibela pada Piala Presiden 2018.

1. Ferinando Pahabol

Saat itu, kala menjamu PSMS medan, Persebaya gagal memenangkan setelah kalah adu pinalti. Namun kegagalan tersebut tak mengurangi nilai Ferinando Pahabol jika kita lihat dari kemampuan adaptasi pemain bertubuh mungil ini.

Datang dari Persipura, Ferinando langsung menjadi pemain yang memiliki peran terpenting di lini depan tim Bajul Ijo. Ia memiliki keuntungan karena Persebaya dilatih oleh Angel Alfredo Vera, pelatih yang juga pernah melatih persipura. Ditambah lagi, Vera juga memboyong sejumlah pemain Persipura. hasilnya, Ferinando tak menemui kesulitan untuk beradaptasi dengan tim anyar. ua juga dapat mencetak gol, satu diantaranya adalah gol indah dari sudut sempit kala Persebaya menang 1-0 dari Madura United dalam babak penyisihan grup Piala President 2018.

2. Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC)

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan meupakan sosok yang tak pernah ragu membeti kepercayaan pemain mudanya. Jika ia merasa bahwa pemain muda sanggup diandalkan, rahmand kerap memberi kepercayaan untuk tampil menjadi starter.

Hal tersebut dialami oleh Syahrian Abimanyu. gelandang berusia 18 tahun itu dipercaya Rahmad untuk tampil di tengah pemain bintang yang dimiliki Sriwijaya FC sepertu Adam Alis dan Makan Konate. Bukan faktor putra pelatih SFC, Rasiman, sehingga Rahmad menurunkan sebagai pemain starter.

Abimanyu membalas kepercayaan Rahmad dengan sumbangan gol yang terbilang istimewa. Ia mencetakan gol tersebut melalui tendangan bebas yang indah ketika Sriwijaya FC menang 3-1 atas Arema FC di babak perempat final.

3. Marko Simic

Selama beberapa musim belakangan ini Persija merindukan sosok striker asing yang dapat diandalkan dalam mencetak gol. Namun yang kerap terjadi striker asing yang sudah dikontrak tampil tidak konsisten.

Dengan hadirnya sosok marko Simic menjanjikan harapan Persija memiliki mesin gol baru. Pemain asal Kroasia itu telah menciptakan 5 gol dari empat laga yang sudah ia jalani bersama Persija di Piala President 2018.

Pemain berusia 30 tahun itu bermodalkan tubuh yang tinggi dan ideal untuk bola udara dan kekuatan kaki kiri yang sangat istimewa. kelebihan simic lainnya sebagai pemain yang belum pernah mencicipi kompetisi di Indonesia adalah kemampuan beradaptasi yang cepat, hal yang tak mudah untuk dilakukan.

Persija Lirik Andik Vermansah dan saingi Persib

Berita Sepak Bola – Persija kembali memanaskan bursa transfer awal musim. Tim yang berjulukan Macan Kemayoran ini bakal mencari pemain anyar selepas Ivan Carlos Franca Coelho mengalami cedera parah. Ivan Carlos menderita retak tulang metarsal lima. Pemain asal Brasil ini divonis akan absen hingga 4 bulan kedepan.

Cederanya Ivan Carlos, posisi winger kiri Persija tentunya akan kosong. Dalam posisi tersebut terdapat 2 pemain yang masih berstatus tanpa klub, yaitu Hilton Moreira dan Andik Vermansah.

Persija mengakui tertarik dengan Hilton. Di sisi lain, Macan Kemayoran tidak tergiur untuk mendatangkan Andik Vermansah.

“Todak, tidak, pemain tergantung kebutuhan tim. Saya tidak tahu kebutuhan tum. yang tahu adalah pelatih. Jadi pelatih saya tanya, apakah sudah cukup,” buka Direktur Utama Persija, Gede Widiade.

Jika berubah pikiran, Persija bakal bersaing dengan persib Bandung untuk mengejar tanda tangan Andik. Pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi incaran nomor satu pasukan Roberto Carlos Mario Gomez.

Gede widiade menjelaskan, sampai saat ini, klubnya belum tertarik dengan Andik. Pasalnya ada beberapa pemain yang bertipe sama dengan mantan personil Persebaya Surabaya itu.

“Saya punya Novri Setiawan di posisi itu, saya memiliki Arthur Bonai, saya punya Riko Simanjuntak, Saya punya Yan Pieter Nasadit walaupun dia gelandang, tapi bisa bermain di posisi itu,” ungkap Gede.

Sementara itu, Gede juga memastikan, timnya tidak akan menambah pemain lokal untuk lini depan. “Saya punya Bambang Pamungkas, saya punya Rudi Widodo, saya punya Marko Simic,” tambahnya.

Gede Widiade menuturkan bahwa masa depan Ivan Carlos bersama Persija akan diputuskan pada hari ini, rabu (7/2/2018). Ada kemungkinan, kontrak penyerang asal Brasil itu berakhir lebih cepat.

“Calon pengganti sebaiknya, yang sudah bermain di Indonesia biar tidak lagi mengurus dokumen dan lain-lain. Kompetisi semakin dekat ini, kalau tidak bisa bermain, mati saya,” tutup Gede.