Arema Terancam Tampa Empat Pemain Timnas di PGK 2018

Joko Susilo tak mau anggap pusing dengan kemungkinan tanpa skuat lengkap kala berlaga dalam ajang Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018. Pelatih Arema FC ini mengakui bahwa berkemungkinan absennya sejumlah pemain mereka tak akan menggerus kekuatan mereka.

“Tentu kami akan siapkan permainan lain untuk menempati posisi tersebut,” kata Joko Susilo.

“Karenanya, kami akan membawa semua pemain kesana,” sambungnya.

Menurut pelatih yang sering disapa Gethuk ini, misi Arema pada ajang ini adalah membangun tim. Karenanya, ia menilai kondisi semacam inisangatlah bagus untuk mematangkan kondisi tim, terutama menjelang kompetisi liga 1.

“Nanti pada kompetisi, kami pasti akan mengalami kondisi bermain seperti ini,” tuturnya.

“Mau tidak mau, kami harus siap,” tambahnya.

Arema FC sudah dapat dipastikan bertarung pada kompetisi Piala Gubernur Kaltim 2018. Turnamen ini rencananya bakal di helat pada 23 Februari – 3 maret mendatang.

Selain Arema FC, turnamenini diikuti 7tim lainnya yakni Mitra Kukar, Borneo FC, Bali United, Persebaya Surabaya, Madura United, Persiba Balikpapan, dan Sriwijaya FC.

Dalam pembagian grup, Arema berada dalam satu grup dengan Mitra Kukar, Borneo FC, dan Bali United. grup ini akan dihelat di Samarinda.

Dalam ajang ini, Arema berkemungkinan harus kehilagan emat pemain mereka pada laga awal. Pasalnya, empat pemain tersebut adalah Kurniawan Kartika Ajie, Bagas Adi Nugroho, Hanif Sjahbandi, dan Ahmad Nur Hardianto berkemungkinan harus absen karna bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Hanif Sjahbandi merupakan salah satu pemain yang kemungkinan bakal absen mengaku saat ini belum mendapat pemanggilan resmi dari Timnas. Namun, ia mengaku dapat informasi dari media bahwa akan ada pemusatan latihanpada 18 sampai 25 Februari mendatang.

“Dengar-dengar sih akan ada uji coba. Kalau memang harus ke TC, ya nanti kami baru akan menyusul tim ke Kalimantan, Setelah Tc,” ungkapnya.

Pemain Baru Tampil Imprensif di Piala Presiden

Berita Sepak Bola – Tak mudah untuk pemain baru bisa tampil bagus bersama klub baru. Adaptasi merupakan faktor terpenting, termasuk bagi pemain yang memperkuat klub konstestan Piala Presiden 2018.

Kesulitas dapat bertambah jika sebelumnya sang pemain tidak pernah merasakan aroma kompetisi di Liga Indonesua. Apalagi pemain yang bersangkutan berasal dari keadaan negara yang beda jauh dengan Indonesia.

Terdapat beberapa pemain yang dapat beradaptasi dengan mudah dan membuat perbedaan uang signifikan pada penampilan klub yang dibela pada Piala Presiden 2018.

1. Ferinando Pahabol

Saat itu, kala menjamu PSMS medan, Persebaya gagal memenangkan setelah kalah adu pinalti. Namun kegagalan tersebut tak mengurangi nilai Ferinando Pahabol jika kita lihat dari kemampuan adaptasi pemain bertubuh mungil ini.

Datang dari Persipura, Ferinando langsung menjadi pemain yang memiliki peran terpenting di lini depan tim Bajul Ijo. Ia memiliki keuntungan karena Persebaya dilatih oleh Angel Alfredo Vera, pelatih yang juga pernah melatih persipura. Ditambah lagi, Vera juga memboyong sejumlah pemain Persipura. hasilnya, Ferinando tak menemui kesulitan untuk beradaptasi dengan tim anyar. ua juga dapat mencetak gol, satu diantaranya adalah gol indah dari sudut sempit kala Persebaya menang 1-0 dari Madura United dalam babak penyisihan grup Piala President 2018.

2. Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC)

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan meupakan sosok yang tak pernah ragu membeti kepercayaan pemain mudanya. Jika ia merasa bahwa pemain muda sanggup diandalkan, rahmand kerap memberi kepercayaan untuk tampil menjadi starter.

Hal tersebut dialami oleh Syahrian Abimanyu. gelandang berusia 18 tahun itu dipercaya Rahmad untuk tampil di tengah pemain bintang yang dimiliki Sriwijaya FC sepertu Adam Alis dan Makan Konate. Bukan faktor putra pelatih SFC, Rasiman, sehingga Rahmad menurunkan sebagai pemain starter.

Abimanyu membalas kepercayaan Rahmad dengan sumbangan gol yang terbilang istimewa. Ia mencetakan gol tersebut melalui tendangan bebas yang indah ketika Sriwijaya FC menang 3-1 atas Arema FC di babak perempat final.

3. Marko Simic

Selama beberapa musim belakangan ini Persija merindukan sosok striker asing yang dapat diandalkan dalam mencetak gol. Namun yang kerap terjadi striker asing yang sudah dikontrak tampil tidak konsisten.

Dengan hadirnya sosok marko Simic menjanjikan harapan Persija memiliki mesin gol baru. Pemain asal Kroasia itu telah menciptakan 5 gol dari empat laga yang sudah ia jalani bersama Persija di Piala President 2018.

Pemain berusia 30 tahun itu bermodalkan tubuh yang tinggi dan ideal untuk bola udara dan kekuatan kaki kiri yang sangat istimewa. kelebihan simic lainnya sebagai pemain yang belum pernah mencicipi kompetisi di Indonesia adalah kemampuan beradaptasi yang cepat, hal yang tak mudah untuk dilakukan.